jump to navigation

Vini, Vidi, Vici Anlene April 16, 2008

Posted by Taufik Hidayat in My Articles.
Tags: ,
9 comments

Setelah sukses membuka pasar, Anlene dikepung pendatang baru. Bagaimana langkah produsen susu asal Selandia Baru ini dalam menyiasati persaingan?

Lapangan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (26 Agustus 2007) pagi itu berubah menjadi hijau. Tak kurang dari 6.000 orang berkostum hijau-putih memadati lapangan di jantung Kota Pahlawan tersebut. Bukan untuk berdemo atau menghadiri rapat akbar salah satu partai politik, melainkan berkumpul untuk mengikuti acara jalan kaki 10.000 langkah yang diselenggarakan oleh PT Fonterra Brands Indonesia (FBI), produsen susu berkalsium tinggi Anlene.
(lagi…)

Darah di Lautan Biru April 11, 2008

Posted by Taufik Hidayat in My Articles.
Tags: , , , ,
5 comments

Perang tarif dan komunikasi mengantar industri telekomunikasi seluler Indonesia memasuki babak baru. Benarkah cuma tarif satu-satunya andalan bersaing?

Minggu, 23 Maret 2007. Barclays Premier League (baca: liga Inggris) menggelar pertandingan yang bertajuk “Super Sunday”. Empat tim papan atas yang digadang-gadang menjadi juara di liga sepak bola termahal di dunia itu saling berhadapan. Manchester United menjamu musuh abadinya, Liverpool, dan Chelsea beradu gengsi meraih predikat Raja London dengan Arsenal. Walau hanya menjadi bagian kecil dari kompetisi — karena kompetisi berjalan setahun — kedua pertandingan tersebut telah membuat atmosfer kompetisi langsung meningkat drastis. Apalagi, pertandingan digelar pada saat kompetisi sudah memasuki babak akhir.

(lagi…)

Ambisi Telkom Menghadang Indosat April 10, 2008

Posted by Taufik Hidayat in My Articles.
Tags: , ,
1 comment so far

Melalui TIC 007, Telkom menantang Indosat, satu-satunya pemain di layanan SLI. Mampukah Telkom meraih 25% pangsa pasar yang ditargetkan di tahun pertama?

Senyum bahagia terpancar di wajah Kristiono, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom), ketika menerima Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. KP. 162 tahun 2004, tanggal 13 Mei 2004. SK itu memang sudah ditunggu-tunggu Kristiono sejak kuartal keempat tahun lalu. Dengan mengantongi SK tersebut, cita-cita Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi terlengkap benar-benar kesampaian. Karena, Telkom berhak memberikan layanan sambungan langsung internasional (SLI), satu-satunya layanan yang belum dimilikinya.

(lagi…)