Satu Melayang, Dua Tersisa Harus Diamankan

Ambisi Manchester United untuk mengulang prestasi tahun 1999 akhirnya kandas. Kekalahan 0 : 3 dari AC Milan pada second leg semi final champions league 2006/2007 memupus harapan MU untuk meraih treeble.

Malam itu, Milan memang sangat prima. Dihadapan puluhan ribu tifosi yang memadati San Siro, Milan tampil sangat berbeda. Pola tight marking yang di instruksikan Ancelotti benar-benar membuat permainan setan merah tidak bisa berkembang. Semangat, nyali dan stamina Gattuso yang luar biasa, membuat Ronaldo tidak berkutik. Tambah lagi Seedorf dan terutama Kaka bermain sangat gemilang. Wal hasil, permainan dan serangan balik yang cepat yang selama ini menjadi senjata MU sama sekali tidak muncul.

lesu.jpeg



Selamat untuk Milan yang akhirnya meraih tiket berangkat ke Athena untuk menghadapi Liverpool yang sehari sebelumnya kembali mengandaskan ambisi Chelsea untuk menjadi raja eropa.

Namun, tidak seharusnya kekalahan dari Milan membuat semangat anak-anak asuhan Sir Alex menjadi menurun. Masih ada dua gelar lagi yang sangat mungkin diraih, English Premier League dan FA Cup. Kedua piala tersebut harus direbut, jika MU ingn membungkam mulut besar Maurinho.

Minggu ini, dalam lanjutan EPL, Man Utd akan menghadapi partai derby melawan Manchester City di City of Manchester Stadium. Walau kelas The Citizen jauh di bawah Red Devils, namun biasanya partai derby selalu ketat. Kemenangan atas pasukan besutan Stuart Pearce akan menjadi tekanan berat bagi Chelsea yang keesokan harinya akan menghadapi partai panas melawan Arsenal di Emirates Stadium, markas The Gunners. Jika MU menang, dan Cheasea gagal menang (seri atau bahkan kalah), maka gelar EPL sudah ditangan MU. Pasalnya, perbedaan nilai antara kedua tim menjadi 8 atau 7 point. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, nilai MU jelas tidak akan terkejar oleh Chelsea.

Namun, jika skenario diatas tidak berjalan, maka penentuan juara EPL akan berlanjut hingga pekan ke 37 atau bahkan pekan terakhir, 38. MU pun bisa berpesta di kandang Chelsea, karena di pekan ke 37, kedua tim akan bertempur di Stamfort Bridge, markas Chelsea. Jika MU mampu menahan imbang (apalagi mengalahkan) Chelsea, maka 99% gelas EPL sudah berada di genggaman MU yang unggul selisih gol cukup jauh dari The Blues (dengan catatan, MU minimal bisa meraih 1 point kala menghadapi Man City).

Namun, jika MU hanya imbang dengan City dan kalah dari Chelsea, sementara The Roman Emperor bisa mengalahkan Arsenal di pekan ke 36, maka gelar juara akan ditentukan pada pekan terakhir. MU akan menjamu Wesham United di Old Trafford, dan Chelsea akan menjamu Everton di Stamford Bridge. Untuk meraih juara, MU harus menang, berapun skornya. Namun bagi Chelsea, untuk menjadi juara, harus menang dengan skor yang sangat telak untuk mengejar defisit selisih gol antara kedua tim. Saat ini (hingga pekan ke 35), selisih gol MU +55, sedangkan Chelsea +39. Akan sangat menarik untuk ditunggu kelanjutannya.

Perang antara MU dan Chelsea akan berlanjut pada perebutan piala FA, dimana kedua kesebelasan akan menggelar partai final di New Webley pada 19 Mei 2007. Hasil EPL akan sangat berpengaruh (secara mental) bagi kedua tim. Jika MU berhasil meraih juara EPL, Chelsea tentu tidak akan membiarkan MU berpesta untuk kedua kalinya. Tapi, MU pun punya ambisi untuk meraih double, yang terakhir kali mereka rasakan pada tahun 1999.

Peluang EPL : MU : Chelsea = 70 : 30

Peluang FA Cup ; MU : Chelsea = 50 : 50

Satu pemikiran pada “Satu Melayang, Dua Tersisa Harus Diamankan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s