Menuju Akhir BPL 07/08

pialabpl.jpeg

Wow… sungguh menarik mengikuti perjalanan Barclays Premier League (BPL) musim 2007/2008. Hingga pekan ke 30, masih sangat sulit untuk menebak tim mana yang akan menjadi jawara liga terbaik dan termahal di dunia ini. Memang, jumlah tim yang masih memiliki potensi untuk meraih gelar sudah mengerucut menjadi tiga tim saja, yaitu Man Utd, Arsenal dan Chelsea. Sementara Liverpool dan Tottenham yang sebelum musim ini bergulir sempat juga diunggulkan untuk meraih titel juara, sudah tidak memiliki peluang sama sekali. Bahkan, Spurs tidak masuk jajaran papan atas, karena hingga kini klub London Utara itu hanya bertengger di posisi ke 11.

Walau sempat diragukan dapat berbuat banyak — karena melepas Thierry Henry ke Barcelona — pada musim kompetisi kali ini, nyatanya Arsenal tampil sangat perkasa. Bermodalkan pemain-pemain muda, hampir sepanjang musim tim gudang peluru ini berhasil memuncaki klasemen. Sayang, menjelang akhir kompetisi, tim besutan Arsene Wenger ini mulai kedodoran. Sejak dipukul Man Utd 0-4 pada babak IV Piala FA, Arsenal belum bisa bangkit di kompetisi domestik. Sepanjang Maret ini, mereka hanya berhasil meraih empat hasil imbang, dua diantaranya terjadi di Emirates Stadium. Terkahir, The Gunners bermain seri 1-1 dengan Middlesbrough di Emirates Stadium.

Hasil buruk yang diperoleh Arsenal dimanfaatkan secara sempurna oleh salah satu pesaing utamanya, Man Utd. Walau dengan susah payah, setan merah berhasil mengalahkan tim juru kunci, Derby County 1-0 berkat gol Christiano Ronaldo pada mesit ke 75. Dengan hasil tersebut, tim besutan Sir Alex Fergusson ini mengambil alih puncak klasemen dari Arsenal (yang memiliki point yang sama) berkat keunggulan selisih gol. Namun, jumlah pertandingan yang sudah dilakoni Arsenal lebih banyak dari MU, karena klub milik keluarga Glazer ini masih harus bertanding dengan Bolton pada pertengahan pekan ini di Old Trafford.

Tersendatnya Arsenal juga membuat peluang Chelsea kembali terbuka lebar. Berkat kemenangan 0-1 dari tuan rumah Sunderland, klub milik Roman Abramovic ini kini hanya berselisih 3 point dari Arsenal dan MU. Sama seperti MU, John Terry cs masih memiliki satu pertandingan di tangan, yaitu melawan Spurs di White Hart Lane. Jika menang, raihan point Chelsea akan sama dengan Arsenal, walau posisinya akan tetap tertahan di peringkat ketiga — karena hingga saat ini selihin gol Arsenal masih jauh lebih baik dibanding Chelsea.

Jika semua berjalan sesuai skenario — MU unggul atas Bolton dan Chelsea mengalahkan Spurs — maka delapan pertandingan terakhir akan sangat menentukan. Yang menarik, ketiga tim masih akan saling berhadapan. Pada akhir pekan ini (23/3), Super Sunday akan menggelar pertandingan “super”, dimana Chelsea akan menjamu Arsenal di Stamford Bridge dan MU menjamu Liverpool di Old Trafford. Partai berat lainnya adalah MU vs Arsenal di Old Trafford (13/4) dan Chelsea vs MU di Stamford Brigde (26/4).

Dibanding MU dan Chelsea, sisa pertandingan yang harus dilakoni Arsenal sedikit lebih berat. Tanpa mengecilkan mutu tim lain, rasanya baik MU maupun Chelsea dapat mengungguli lawan-lawannya. Terlebih, dari 9 pertandingan yang masih harus dijalaninya, MU akan memainkan 5 partai di kandang yaitu melawan Bolton, Liverpool, Aston Villa, Arsenal dan West Ham. Sedangkan empat partai away yang harus dilakukan adalah melawan Middlesbrough, Blackburn, Chelsea dan Wigan. Chelsea pun demikian. Masih ada lima partai yang akan digelar di Stamford Brigde, yaitu melawan Arsenal, Middlesbrough, Wiga, MU dan Bolton. Empat partai lainnya dimainkan dimarkas lawan, yaitu melawan Spurs, Man City, Everton dan Newcastle United. Sedangkan Arsenal hanya menyisakan 3 pertandingan kandang, yaitu melawan Liverpool, Reading dan Everton. Lima pertandinganlainnya akan dilakukan dimarkas lawan, yaitu melawat ke Chelsea, Bolton, MU, Derby dan Sunderland.

Menarik untuk menunggu hasil yang akan diraih oleh ketiga tim tersebut hingga 11 Mei 2008 (pertandingan terakhir BPL 07/08). Dan yang patut dicatat, selain kompetisi domestik, ketiga klub tersebut (ditambah Liverpool) masih bertahan hingga babak perempat final Liga Champions. Dan yang lebih menarik, pada babak tersebut, Arsenal harus berhadapan dengan Liverpool, sehingga dalam kurun waktu satu minggu, tim London Utara ini harus berhadapan dengan tim kota pelabuhan sebanyak 3 kali, yaitu pada tanggal 2, 5 dan 8 April, dengan dua diantaranya dilakukan di Emirates Stadium.

Liga Champions juga akan turut menentukan hasil akhir dari BPL 07/08, karena baik Man Utd, Arsenal maupun Chelsea juga berambisi besar untuk meraih gelar tertinggi bagi klub di Eropa tersebut. Man Utd terakhir kali merengkuh predikat terbaik di Eropa pada tahun 1999, sementara Arsenal hanya pernah menjadi runner up pada tahun 2006. Chelsea lebih parah lagi, prestasi terbaiknya di ajang ini adalah mencapai babak semi final, yaitu tahun 2005 kala masih diarsiteki oleh The Special One, Jose Mourinho.

Jadi, siapa yang akan merengkuh juara BPL 07/08? Akankah Man Utd berhasil mempertahankan gelarnya? Atau kali ini giliran Arsenal untuk memeluk piala yang terakhir kali diraihnya pada musim 03/04. Atau malah Avram Grant yang membuktikan bahwa dia memang lebih baik dari Jose yang dua kali berhasil membawa Chelsea juara pada musim 04/05 dan 05/06? Tunggu saja!!!

Satu pemikiran pada “Menuju Akhir BPL 07/08

  1. saya sangat yakin MU akan tampil sebagai juara BPL tahun ini. Kuncinya adalah pada pertandingan melawan arsenal dan chelsea. tapi filling saya sih pada dua pertandingan itu MU bisa menang.. Bravo MU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s